GAYUS, SANG MAFIA PAJAK

24 Jan


Siapa yang tak kenal Gayus Tambunan, seantero negeri ini juga pasti mengetahuinya. Kasus Gayus Tambunan menyeruak, menyedot perhatian publik, karena PNS Gol III-A usia 30 tahun, ternyata memiliki tabungan lebih dari 25 Milyar. Sungguh luar biasa, dan permasalahannya dari mana uang sedemikian fantastis itu ia dapat?? Ditambah lagi dengan 68 kali keluar tahanan, hampir 4-5 hari sekali, dengan menyogok ratusan juta. Gayus adalah potret sebuah kondisi bangsa yang carut marut. Dan Satgas Anti Markus lah yang sekarang ramai menjadi bintang dalam setiap berita.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat setidaknya ada 10 fakta kejanggalan yang terjadi dalam pengungkapan skandal mafia pajak dengan tersangka pegawai pajak Gayus Tambunan. Kejanggalan ini baik dari segi kasus hingga para penegak hukum. Pertama, Gayus dijerat pada kasus PT SAT dengan kerugian negara Rp 570.952.000, dan bukan pada kasus utamanya, yaitu kepemilikan rekening Rp 28 miliar, sesuai dengan yang didakwakan pada Dakwaan Perkara Pidana Nomor 1195/Pid/B/2010/PN.JKT.Sel. Pemilihan kasus PT SAT diduga merupakan skenario kepolisian dan kejaksaan untuk menghindar dari simpul besar kasus mafia pajak yang diduga menjerat para petinggi di kedua institusi tersebut. Kasus PT SAT sendiri amat jauh keterkaitannya dengan asal muasal kasus ini mencuat, yaitu kepemilikan rekening Rp 28 miliar milik Gayus. Kedua, Polisi menyita save deposit milik Gayus Tambunan sebesar Rp 75 miliar. Namun, perkembangannya tidak jelas hingga saat ini. Ketiga, kepolisian masih belum memproses secara hukum tiga perusahaan yang diduga menyuap Gayus, seperti KPC, Arutmin, dan Bumi Resource. Padahal, Gayus telah mengakui telah menerima uang 3.000.000 dollar AS dari perusahaan tersebut. Keempat, Kompol Arafat dan AKP Sri Sumartini sudah divonis bersalah. Namun, petinggi kepolisian yang pernah disebut-sebut keterlibatannya oleh Gayus belum diproses sama sekali.  Kelima, Kepolisian menetapkan Gayus, Humala Napitupulu, dan Maruli Pandapotan Manulung sebagai tersangka kasus pajak PT SAT. Namun, penyidik tak menjerat atasan mereka yang sesungguhnya memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Hal ini merupakan bagian dari konspirasi tebang pilih penegak hukum kepada pelaku kecil.  Keenam, pada 10 Juni 2010 Mabes Polri menetapkan Jaksa Cirus Sinaga dan Poltak Manulang sebagai tersangka kasus suap dalam kasus penggelapan pajak yang dilakukan Gayus. Namun, tiba-tiba, status Cirus berubah menjadi saksi. Perubahan status ini dicurigai sebagai bentuk kompromi penegak hukum untuk menjerat pihak-pihak yang sebenarnya diduga terlibat. Ketujuh, Kejagung melaporkan Cirus ke kepolisian terkait bocornya rencana penuntutan. Namun, hal ini bukan karena kasus dugaan suap Rp 5 miliar dan penghilangan pasal korupsi serta pencucian uang dalam dakwaan pada kasus sebelumnya. Di satu sisi, langkah Kejagung ini menimbulkan pertanyaan, kenapa yang dilaporkan adalah kasus bocornya rentut, bukan kasus penghilangan pasal korupsi dan pencucian uang.  Kedelapan, Dirjen Pajak enggan memeriksa ulang pajak perusahaan yang diduga pernah menyuap Gatys karena menunggu novum baru. Kesembilan, Gayus keluar dari Mako Brimob ke Bali dengan menggunakan identitas palsu. Hal ini menunjukkan dua kejanggalan. Pertama, kepolisian tidak serius mengungkap kasus Gayus hingga tuntas sampai  ke dalang sesungguhnya. Kepolisian juga belum tuntas untuk mencari persembunyian harta Gayus sehingga konsekuensinya dia begitu mudah bisa menyogok aparat penegak hukum. Kedua, Gayus memiliki posisi daya tawar yang kuat kepada pihak-pihak yang pernah menerima suap selama dia menjadi pegawai pajak. Kesepuluh, Polri menolak kasus Gayus diambil alih KPK. Padahal, kepolisian terlihat tak serius menanggani kasus tersebut. Penolakan ini telah terjadi sejak Maret 2010.

Apabila dilihat dari kasus-kasusnya, Gayus Tambunan memang pintar, artinya bisa mengelola informasi di sekitarnya untuk kepentingannya sendiri. Sayang ia tidak cerdas emosi dan spiritual. Tak cerdas emosi karena tak merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat Indonesia yang taat akan pembayaran pajak untuk membangun bangsa. Tak cerdas spiritual, karena mengabaikan bahwa Tuhan itu ada dimana dan mengawasinya kapan saja. Koreksi besar bagi dunia pendidikan di Indonesia untuk tidak mengutamakan IQ saja, tetapi antara IQ, EQ, dan SQ harus seimbang.

http://nasional.kompas.com/read/2010/11/21/14192130/Inilah.10.Kejanggalan.Kasus.Gayus.

9 Responses to “GAYUS, SANG MAFIA PAJAK”

  1. rohatieazra January 25, 2011 at 1:10 am #

    gayus kayax artis yang meledak tapi bukan gara-gara sering akting film tw nyanyi tapi gara2 korupsi yang dilakukannya…gayus tidak punya persaan pha yua dengan rakyat…

  2. perespersik January 26, 2011 at 6:47 am #

    SBY ngiri kali ya sm Gayus, pe pidato log gajinya gag naik-naik. log kyg gt kesannya perhitungan bget. emang sih perlu dikasih imbalan, tp ya mbog sabar. pe rakyat kecil pada ngajuin log gaji pres naik jd 1 trilyun. itu mah semacam penyindiran,tp SBY ngerasa gag yaa… haaa…. orang rkyat miskin aja masih blm bs makmur kug pres minta gajinya naik. hadeeehhhhh……

  3. Aziis January 26, 2011 at 2:58 pm #

    Hukuman.e ganti uang yang dikorup 10X lipat, ben kapok

    • yunianurayni January 27, 2011 at 12:35 am #

      hukuman mati klo perlu, kyk di negeri tirai bambu

  4. piwda17 January 27, 2011 at 12:55 am #

    Gayus…gayus.. mau nyaingi Ayin alias Artalita Suryani si Ratu Suap kayaknya… wkwkwk… seharusnya penanganan gayus dari awal ditangani KPK, biar beres… ehh, malah ditangani Polri, tambah gak beres… wkwkwk…
    komentari punya blogku juga: http://itsumonojinan.wordpress.com/

    • yunianurayni January 27, 2011 at 1:17 am #

      yg menangani kasus gayus saja ga beres gitu,gmn mw kelar kasusnya..iya,dh tak komentari blog qm🙂

  5. ratnandoet January 27, 2011 at 1:05 am #

    kok fotone gayus familiar banget yaa….di mana2 lihat….

    gini aja…gayus ga dipenjara gpp tp duite suruh balikin semua ke negara….

    • yunianurayni January 27, 2011 at 1:15 am #

      klo mnrtq ttp dpt hukuman yg berat,,n balikin pula tuh uang rakyat yg di kantongin ndiri

  6. bebzlophu January 27, 2011 at 5:27 am #

    gayus ajja msih kelas teri, bgmana dgn pausnya??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: